Liburan Lebaran

Posted by hadiantid08 on September 27, 2010 with No Comments

Pengalaman liburan lebaran kemarin sebenarnya sama seperti tahun lalu tidak ada yang menarik, tidak  ada yang istimewa dan berkesan. Tidak seperti teman2-teman lain yang pulang kekampung halaman atau yang dari luar Bogor pulang kerumahnya di daerah masing-masing. Tapi  saya masih tetap setia stay di Bogor, bukan karena keabisan tiket, bukan karena tidak ada ongkos, bukan karena tidak ada kendaraan, tapi memang nggak punya kampung halaman kalau pun  ada juga jadinya kota halaman. Itu semua karena, keluarga besar dan rumah memang di Bogor, jadi ya nggak mudik kemana-mana.

Pada saat liburan sebelum lebaran hari-hari dilalui dengan membantu Tante yang membuat kue, tapi sebenarnya nggak ngebantuin sih cuma ngerecokin, tapi yang  jelas membuat proses pembuatan kue lebih cepat. Mungkin pengalaman yang cukup seru adalah ketika hari haya lebaran itu sendiri, dimana semua sanak saudara berkumpul, banyak makanan yang tersedia, dan banyak yang bagi-bagi uang. Tapi meskipun begitu tetep aja yang dapat uang cuma saudara dan sepupu yang masih SD atau SMP. Rumah Nenek merupakan tempat berkumpul sanak saudara kami, sudah menjadi tradisi keluarga setiap lebaran pasti seluruh keluarga akan berkumpul untuk makan bersama. Menu yang biasa disajikan adalah bakar ayam atau kalau keluarga kami biasa menyebutnya bakakak ayam, namun ditahun ini ada menu yang berbeda yaitu gurame presto, ya merupakan suatu kemajuan lah, sayangnya saya nggak sempet nyicipin tuh menu baru, keabisan. Akibatnya ayam bakar yang biasanya abis, lebaran kemarin masih tersisa banyak.

Lebaran merupakan suasana yang slalu dirindukan setiap tahun, soalnya disana banyak kebahagiaan yang tercipta terutama masalah pembagian uang. Meskipun demikian tanpa pembagian itu pun lebaran tetap terasa sangat berbeda dengan hari-hari lainnya, karena pada hari itu kita dapat bertemu dengan saudara-saudara yang cuma satu tahun sekali ketemunya. Selain itu, lebaran merupakan momen yang dapat dimanfaatkan untuk saling memaafkan, meskipun meminta maaf tidak harus pada saat lebaran, karena memaafkan merupakan salah satu sifat terpuji.

Pada hari ke4 lebaran, saya kembali lagi ke rumah, selama dirumah tidak ada pekerjaan berati yang dilakukan, palingan makan, nonton tv atau nonton dvd, begitu terus sampai liburan berakhir, hingga akhirnya kembali ke kampus dengan segala aktivitasnya. Ya kira-kira begitulah pengalaman liburan yang tidak mengesankan dan juga istimewa. Semoga taun depan bisa ketemu ramadhan lagi, bisa lebaran di kampuuuung.